Oleh: Admin | 19 Oktober 2008

Terorisme dan Pendidikan

Apakah cukup meyakinkan bahwa “sekedar” pendidikan tinggi dapat menjadikan manusia, pemeluk suatu agama, lebih toleran terhadap penganut agama lain? Apakah pendidikan menjamin bahwa pengikut suatu agama tidak akan menjadi para teroris? Bukankah dengan pendidikan formal sekuler membuat orang lebih pintar atau licik dalam memenangkan pergulatan di dunia ini?


Pendidikan memang penting…tapi…teladan kebaikan daripada pemimpin dan keluarga sangat utama.. di sini ada etika..akhlak..sopan santun…dan toleransi. Pemimpin Amerika dan Pembantunya dapat dikatakan sebagai pemimpin dengan pendidikan tertinggi…tetapi mereka menjadi teroris paling “menakutkan” di dunia…memaksa dengan IMF…dengan worldbank…menyerang Irak (tanpa ada bukti sampai sekarang), menggempur Somalia, Afghanistan, dan tentu juga Vietnam pada tahun 1970-an.

Sebetulnya…sifat teroris muncul dari pemahaman agama yang sempit. Sarah Pallin dan George Bush malah mengatakan bahwa perang Irak atas Perintah Tuhan, dan Perang Salib Abad Baru…sesuatu yang sangat fatal bagi dunia …padahal toleransi dan penghormatan terhadap jiwa dan asasi manusia begitu penting bagi umat jagat ini…seperti ungkap romo Magnis.

Toleransi antar umat beragama begitu penting…namun…apa yang akan terjadi jika…kaum miskin papa di banyak desa di”sogok” dengan Mie Instan untuk pindah agama…diminta pindah agama agar penyakitnya diobati. Pada kasus Gempa Jogja misalnya…berapa banyak pasien tidak mampu di RS. Dr. Sardjito…diminta pindah agama agar dapat segera ditangani dan disembuhkan. Bukankah tindakan ini sangat kontra dengan tujuan kemanusian di muka bumi?

Apa yang sebaiknya dilakukan penganut agama di dunia ini? menurut saya…teruslah belajar…carilah kebenaran…cari yang memang terbaik…dan masuk akal…logis…apalagi bagi manusia yang mengenyam pendidikan tinggi sampai bergelar Professor. Hanya dengan mencari kebenaran yang sesungguhnya…dunia ini akan damai..akan bersatu. Mungkinkah? sangat mungkin. Jika hari-hari kita hanya disibukkan mencari uang…apalagi dengan cara tidak legal…maka waktu untuk itu tidak ada…atau sangat sempit…namun jika kita meluangkan waktu…insya Allah banyak manfaat yang akan didapat.

Kita tetap boleh meyakini bahwa agama kita yang paling benar…tapi sudahkan kita membaca Al Quran beserta arti dan maksud (tafsir)nya..sudahkan anda membaca Injil…memahaminya…dan kemudian mencari tahu..benarkah yang ditulis dalam Injil..benarkan itu kitab suci…mengapa ada perubahan…bagaimana sejarahnya? Banyak sekali titik yang perlu dikaji…..bahkan dapat lebih luas dan dalam. Dalam sehari-hari…sudah benarkan perilaku kita kepada orang tua, ke dosen dan guru…sudah betulkan sholat kita..ibadah kita..apa dasarnya kita beribadah dengan cara seperti itu?

Semoga tercerahkan.🙂


Responses

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://pendidikan.infogue.com/terorisme_dan_pendidikan


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: